Kabel STP & UTP

 Kabel STP & UTP


Apa itu Kabel STP

    apa itu kabel stp? kabel STP memiliki kepanjangan Shielded Twisted Pair. Kabel ini mempunyai selubung pelindung dengan dua buah selubung yang melindungi tiap kabel. Kabel ini memiliki bentuk yang berbeda dengan yang satunya, yakni kabel STP memiliki 4 buah kawat tembaga di dalam kabelnya. Selain pada perangkat elektronik, kabel STP juga umum Anda temukan dalam penggunaan jaringan data serta jaringan Token-Ring IBM. Fungsi dari kabel STP sendiri adalah sebagai media transmisi yang penggunaannya

Mengenal Kabel UTP

    Apa itu kabel utp? kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terbuat dari bahan penghantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik & terbungkus oleh bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik tetapi tidak memiliki pelindung dari interferensi elektromagnetik, namun jenis kabel ini banyak digunakan karena harga yang relatif murah dan fungsinya yang memang sudah sesuai dengan standar yang diharapkan., kabel UTP sendiri terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling berbelit dimana masing-masing pasang mempunyai kode warna berbeda.

FUNGSI KABEL UTP

Fungsi kabel UTP adalah digunakan sebagai kabel jaringan LAN (Local Area Network) pada sistem jaringan komputer, dan biasanya kabel UTP mempunyai impedansi kurang lebih 100 ohm, serta dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

Kabel straight dan Crossover

 Kabel straight dan cross adalah dua jenis kabel yang digunakan untuk jaringan ethernet atau LAN. Meskipun sama-sama digunakan untuk membangun jaringan LAN, fungsi kabel straight dan cross sangatlah berbeda.
LAN merupakan jenis jaringan komputer yang luas cakupannya terbatas, hanya dapat menyambungkan komputer dalam wilayah kecil, seperti tempat tinggal, sekolah, laboratorium, kampus universitas, atau gedung kantor.
Jaringan tersebut dapat terbentuk dengan bantuan kabel straight dan kabel cross. Agar dapat memahami kedua jenis kabel tersebut, simak penjelasan mengenai pengertian, fungsi, susunan, serta perbedaan kabel straight dan kabel cross berikut ini.

Pengertian Kabel Straight dan Cross

Pengertian kabel straight dan cross adalah dua jenis kabel UTP yang digunakan pada jaringan LAN. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian kabel straight dan cross adalah dua jenis kabel UTP yang digunakan pada jaringan LAN. Foto: Pexels.com
LAN adalah sebuah jaringan yang terbatas pada ruangan tunggal dalam satu gedung atau menghubungkan beberapa gedung dalam satu area geografis tertutup.
Dalam pengurutan kabel LAN dikenal dua macam kabel, yaitu kabel straight (lurus) dan kabel cross (silang). Kedua kabel tersebut merupakan standar baku dari tipe konfigurasi warna kabel UTP.
Tujuan penggunaan dari kedua kabel tersebut pada dasarnya sama, hanya berbeda pada orientasi penggunaannya. Pada kabel straight, urutan ujung yang satu harus sama persis dengan urutan ujung yang lain, sedangkan pada kabel cross harus berbeda.
Kabel straight dan kabel cross adalah dua jenis kabel yang tampak sama, tetapi sebenarnya kedua jenis kabel tersebut sangatlah berbeda. Berikut penjelasan dari masing-masing kabel straight dan cross.
1. Kabel Straight
Menurut Sugeng Purbawanto dalam bukunya yang berjudul Media Transmisi Telekomunikasi, kabel straight adalah kabel yang memiliki urutan warna yang sama antara ujung konektor yang satu dengan ujung konektor lainnya.
Kabel yang biasanya disebut sebagai kabel lurus ini memiliki urutan pemasangan yang berbeda. Ada dua standar pemasangan yang biasanya digunakan, yakni dengan TIA/EIA-568A dan TIA/EIA-568B.

Di antara kedua standar di atas, TIA/EIA-568B adalah standar

pemasangan yang paling banyak digunakan dalam pembuatan jaringan

LAN.
Kabel straight digunakan untuk membentuk hubungan antarperangkat yang berbeda, seperti perangkat komputer dengan hub, komputer dengan switch, switch dengan router ataupun router dengan hub.
2. Kabel Cross
Kabel cross atau kabel crossover merupakan jenis kabel yang digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat dengan jaringan secara peer to peer atau point to point.
Pemasangan kabel jaringan cross dilakukan dengan susunan T568A pada ujung konektor dan T568B pada ujung konektor lainnya.

Fungsi Kabel Straight dan Cross

Fungsi kabel straight dan cross adalah sama-sama menghubungkan dua perangkat. Foto:Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Fungsi kabel straight dan cross adalah sama-sama menghubungkan dua perangkat. Foto:Pexels.com
Kabel straight dan cross adalah dua jenis kabel UTP yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut fungsi kabel straight dan cross.
1. Fungsi Kabel Straight
Kabel straight adalah jenis kabel yang dapat menghubungkan dua perangkat yang berbeda, yakni:
  • Sebagai penghubung antara komputer dengan switch
  • Sebagai penghubung komputer dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Sebagai penghubung router dengan LAN pada modem cable/DSL
  • Sebagai penghubung antara switch ke router
  • Sebagai penghubung antara hub ke router.
2. Fungsi Kabel Cross
Kabel cross merupakan kabel UTP yang mampu menghubungkan dua perangkat yang sama. Mengutip dari Manajemen Jaringan Komputer yang ditulis oleh Adimas Ketut Nalendra, M.Kom berikut fungsi dari penggunaan kabel cross:
  • Sebagai penghubung 2 komputer
  • Sebagai penghubung 2 buah switch
  • Sebagai penghubung 2 buah hub
  • Sebagai penghubung switch dengan hub
  • Sebagai penghubung komputer dengan router.
Kabel straight dan kabel cross disusun oleh jenis-jenis kabel yang memiliki warna-warna tertentu. Menurut Sugeng Purbawan dalam buku yang sama, berikut urutan warna kabel straight dan kabel cross.
1. Urutan Kabel Straight
  • Tipe TIA/EIA-568A
  1. Putih hijau
  2. Hijau
  3. Putih oranye
  4. Biru
  5. Putih biru
  6. Oranye
  7. Putih cokelat
  8. Cokelat
  • Tipe TIA/EIA-568B
  1. Putih oranye
  2. Oranye
  3. Putih hijau
  4. Biru
  5. Putih biru
  6. Hijau
  7. Putih cokelat
  8. Cokelat
Itulah susunan warna kabel straight berdasarkan tipenya. Sebagai informasi, warna ujung konektor satu dan ujung konektor lainnya pada kabel straight memiliki warna yang sama.
2. Urutan Kabel Cross
Sesuai dengan namanya, kabel cross memiliki susunan warna pin yang berlawanan atau berseberangan. Susunan warna kabel cross memiliki perbedaan pada ujung konektor satu dan ujung konektor lainnya. Berikut susunan warna kabel cross untuk jaringan LAN.
  • Ujung Konektor 1
  1. Putih hijau
  2. Hijau
  3. Putih oranye
  4. Biru
  5. Putih biru
  6. Oranye
  7. Putih cokelat
  8. Cokelat
  • Ujung Konektor 2
  • Putih oranye
  • Oranye
  • Putih hijau
  • Biru
  • Putih biru
  • Hijau
  • Putih cokelat
  • Cokelat

Perbedaan Kabel Straight dan Cross

Perbedaan kabel straight dan kabel cross adalah susunan warna konektor dan fungsinya. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Perbedaan kabel straight dan kabel cross adalah susunan warna konektor dan fungsinya. Foto: Pexels.com
Berdasarkan penjelasan mengenai kabel straight dan cross, ada beberapa perbedaan yang membedakan kedua jenis kabel tersebut.
Mengutip dari buku Fundamental Hardware dan Jaringan Komputer Cecep Kurnia Sastradipraja, S.Kom., M.Kom, berikut perbedaan kabel straight dan kabel cross di bawah ini.
1. Perbedaan Warna Ujung Konektor
Perbedaan antara warna ujung konektor adalah perbedaan yang mendasar antara dua jenis kabel tersebut.
Pada kabel straight, ujung konektor dan ujung konektor lainnya memiliki susunan warna yang sama, sedangkan pada kabel cross, susunan warna antara kedua ujung konektornya berbeda.
2. Perbedaan Fungsi
Kabel straight merupakan jenis kabel yang berfungsi untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, sedangkan kabel cross berfungsi sebagai penghubung antara dua perangkat yang sama.
Itulah perbedaan antara kabel straight dan cross. Kedua jenis kabel tersebut sekilas sama, tetapi memiliki perbedaan. Tips untuk membedakan kabel straight dan cross adalah dengan mengecek warna ujung konektor.
Apabila kedua konektor memiliki warna yang berbeda, kabel tersebut adalah kabel cross. Jika memiliki warna yang sama, kabel tersebut merupakan kabel tipe straight.
Cara lain untuk membedakan kabel straight dan cross adalah dengan melihat atau mengecek jenis perangkat yang terkoneksi.
Apabila perangkat berupa router, host server tersambung dengan switch dan hub, maka kabel yang digunakan adalah kabel straight. Jika perangkat yang tersambung antara sesama jenis perangkat yang sama, kabel yang digunakan adalah kabel cross.
Sumber :
https://kumparan.com/kabar-harian/memahami-fungsi-kabel-straight-dan-cross-serta-perbedaannya-1xZIWEDRZHj/full


Komentar

Postingan populer dari blog ini

K3LH Pada Profesi Teknik Jaringan Dan komputer

Cara menggunakan cisco packet tracer